Info Berita Terkini

Slide

Landscape

Ditjen Pajak Bakal Ubrak-Abrik Google

Agen judi online - Kesabaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terhadap Google semakin terkikis.

Ditjen Pajak bakal menginvestasi perusahaan asal Amerika Serikat itu Februari nanti.

Hingga kini, Google belum menyerahkan dokumen. Padahal, DJP memberi deadline hingga awal tahun ini.

Dokumen itu dibutuhkan sebagai data pendukung dalam pengurusan pajak tanggungan Google.

Proses investigasi ditempuh setelah negosiasi tidak membuahkan hasil.

Tawar-menawar tidak menemui titik temu dengan Kemenkeu.

Padahal, selama ini, Google mangkir dari kewajiban membayar pajak.

”Dalam pemeriksaan itu paling penting supporting document (dokumen pendukung). Saat ini baru laporan keuangan. Kami masih tunggu dan tidak percaya begitu saja,” tutur Kepala Kantor Wilayah DJP DKI Jakarta Muhammad Haniv, Selasa (10/1). 



Dalam proses menunggu dokumen itu, DJP tidak menetapkan batas waktu bagi Google.

Tetapi, manajemen Google diharapkan kooperatif dan menyerahkan data-data pendukung secepatnya.

”Kasus ini ditunggu banyak pihak terutama asing. Kalau sukses, mereka akan meniru. Maklum, selama ini Google tidak bisa disentuh,” tegas Haniv.

DJP bersikukuh memiliki bukti kuat melanjutkan investigasi dan memungut pajak Google.

Selain itu, DJP mengantongi bukti yang menetapkan Google sebagai Badan Usaha Tetap (BUT).

Itu merupakan bagian dari perencanaan pajak agresif yang dilakukan.

”Kami punya bukti autentik. Tim sudah turun. Jadi, kami tidak sembarangan melakukan investigasi,” tegasnya.


http://www.777win.com/#/
http://www.777win.com/#/
Labels:

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget