Info Berita Terkini

Slide

Landscape

Jual Diri Lewat FB untuk Hidupi Tiga Adik dan Ibunya

SURABAYA (Agen judi online) - Lagi, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polretabes Surabaya membongkar praktik prostistusi online antar wilayah.  

Polisi menangkap sang mucikari berinisial (MEG) alias Mega, 23, warga Kertosono, Nganjuk. Pelaku ditangkap bersama cewek bookingan berinisal RA, 23, warga Bandar Kedung Mulyo Jombang di lobi hotel di Jalan Wali Kota Mustajab Surabaya, Kamis (29/12) sekitar pukul 2016. 

Modus pelaku menawarkan jasa esek-esek lewat media sosial facebook (Fb). Untuk menjaring pria hidung belang, pelaku memposting foto korban di grup facebook. 

'Kumpulan wp (wanita panggilan) dan pk real surabaya', plus  Line dan BBM milik pelaku. Apabila ada pelanggan yang membooking, pelaku akan menghubungi korban RA. 

"Baru dua kali ini Pak Polisi. Rata-rata yang pesan dari Surabaya," kata Mega saat diamankan di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (30/12). 

Pelaku mematok tarif sekali kencan seharga Rp 700 ribu plus include kamar hotel. Pelaku menerima imbalan sebesar 10-20 persen setiap kali bertransaksi seks. Biasanya, sebelum berkencan pelaku meminta pelanggan melunasi dan membayar uang jasa esek-esek tersebut. 

"Ya uangnya saya bawa dulu. Kalau sudah selesai baru saya kasihkan ke dia (korban,Red)," ujarnya. 


Korban RA mengaku terpaksa menjadi wanita pemuas hasrat pria karena desakan kebutuhan ekonomi. Menurutnya, ia sedang membutuhkan uang menghidupi ibu dan ketiga adiknya. 

"Adik saya ada tiga, kasihan ibu. Uang itu saya berikan semuanya untuk meringankan beban ibu merawat ketiga adik saya," ujar korban (RA). 

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga menjelaskan, ungkap kasus ini bermula dari hasil pengintaian anggotanya terkait prostitusi online di sebuah facebook. 

Dari situlah, pihaknya mengetahui keberadaan pelaku. Polisi menangkap pelaku saat usai bertransaksi seks di lobi hotel. 

"Pelaku juga menjual korban via BBM dan Line," terang AKBP Shinto Silitonga, Minggu (1/1). 

Shinto menjelaskan peran pelaku ini adalah mencari pria hidung belang untuk menjual korban dan memperoleh keuntungan.

"Atas perbuatannya ini pelaku dapat diancam dengan pasal 2 Nomor 21 UU RI Tahun 2007 tentang memperdagangkan orang dan mempermudah untuk dilakukannya perbuatan cabul," pungkasnya.
 
http://www.777win.com/#/
http://www.777win.com/#/
Labels:

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget