Info Berita Terkini

Slide

Landscape

Jubir FPI Menghina Presiden Jokowi, Polisi Akan Menyelidiki Videonya


Di youtube beredar video Juru bicaraFront Pembela Islam (FPI), Munarman menghina Presiden Joko Widodo. Video ini pun menjadi viral, pihak kepolisian pun akan menyelidiki mengenai video tersebut, seperti yang diungkapkan oleh Komisaris Besar Martinus Sitompul,Kepala Bagian Penerangan Umum Polri.


"Tentu kami akan melakukan satu proses penyelidikan, baik terhadap informasi yang ada ini atau informasi nanti yang akan dilaporkan," kata Martinus di kantornya, Jakarta, Selasa, 31 Januari 2017.

Baca : Tak Terima Dirinya Menjadi Tersangka, Munarman FPI Gugat Polda Bali

Menurut Martinus, berdasarkan revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, penyelidikan perkara tersebut dapat ditindaklanjuti jika ada pelaporan langsung dari pihak yang bersangkutan, yakni orang yang merasa mendapatkan penghinaan.

Meski begitu, kata Martinus, polisi tetap akan melakukan penyelidikan terhadap hal tersebut untuk dilihat sebagai sebuah tindak pidana atau bukan.

"Supaya ini menjadi terang, ini menjadi kasus pidana atau bukan," kata Martinus.

Dalam video yang diunggah pada 23 Desember 2016 itu, disebutkan Munarman telah menghina Presiden Joko Widodo dalam ceramahnya pada November 2016. Video itu berisi potongan-potongan ucapan Munarman yang mengatai presiden. Bahkan dalam video itu, Munarman menantang polisi untuk menangkapnya karena telah menghina Presiden.

Sumber : berantai.com

HOT NEWS :
Telah Hadir Situs Judi Online Terpercaya dengan banyak Permainan Antara lain :
Game : Sportbooks, Baccarat, Kasino, Sabung Ayam, IDN Play Poker, Bandar Q, Domino BlackJack, SLOTS. Roullite dan Lain Lain
Hot Promo    : Bonus New Member Rp.777.000  ( langsung ditambah kan )
Pendaftaran  : www.777win.com
www.777win.com



http://www.777win.com/#/
http://www.777win.com/#/
Labels:

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget