Info Berita Terkini

Slide

Landscape

MENGAKU BISA MENANGKAP RUDAL KORUT PAKAI KELAPA, RAJA DUKUN MALAYSIA DI TANGKAP KARENA DIANGGAP BIKIN MALU

MENGAKU BISA MENANGKAP RUDAL KORUT PAKAI KELAPA, RAJA DUKUN MALAYSIA DI TANGKAP KARENA DIANGGAP BIKIN MALU

Ibrahim Mat Zen gelar ritual di RS Kuala Lumpur

www.777win.com

Situs Judi Online Terpercaya - Pernyataan raja dukun Malaysia, Ibrahim Mat Zin rupanya ditanggapi serius oleh kepolisian mereka. Bahkan, pria yang menyebut diri sebagai 'Raja Bomoh Sedunia' ini mau dijebloskan ke penjara karena dianggap bikin mali.

"Ibrahim akan dipanggil untuk memberikan pernyataan setelah polisi mendapat laporan atas dirinya," ujar Kepala Kepolisian Diraja Malaysia, Irjen Pol Tan Sri Khalid Abu Bakar, seperti dilansir The Star, Minggu (19/3).

Khalid menambahkan, pemanggilan itu dilakukan berdasarkan Pasal 111 dari KUHAP, dan akan memburunya jika dia tidak memenuhinya.

Aksi kontroversial sang dukun ini menjadi tajuk utama di media setelah melakukan ritual nyeleneh yang disebutnya 'melindungi' Malaysia dari Korea Utara, menyusul memburuknya hubungan kedua negara usai terbunuhnya Kim Jong-nam di Bandara Internasional Kuala Lumpur 2 pada 13 Februari lalu.

"Aksinya telah membuat malu negara dan bertentangan dengan ajaran Islam," lanjut Khalid.

Aksi dari Raja Bomoh Malaysia

Ibrahim sendiri pertama kali muncul sejak melakukan ritual serupa setelah pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH370 dinyatakan hilang. Tindakannya itu langsung difatwakan haram karena menggelar ritual animisme hingga dicari polisi.

Sebelumnya, seorang raja dukun justru mengaku berhasil menyelamatkan negara itu dari serangan nuklir Korea Utara. Pria bernama Ibrahim Mat Zin ini mengaku sudah melindungi negaranya selama tujuh dekade, jauh sebelum kemerdekaan Malaysia.

"Saya tidak butuh uang. Saya berdoa untuk memagari Malaysia," aku lelaki yang kini berusia 86 tahun itu dalam wawancaranya dengan The Sunday Times.

Namanya menjadi dikenal banyak orang ketika melakukan ritual nyeleneh saat hilangnya pesawat Malaysia Airline pada Maret 2014 lalu. Saat mencari jejak pesawat dengan nomor penerbangan MH370 itu, dia memakai teleskop yang terbuat dari bambu dan mengayunkan kelapa di sekelilingnya.

"Kita tidak punya senjata modern seperti Korea (Utara). Jika kita sampai perang bersenjata, kita akan kalah. Tapi kita menggunakan metode kuno untuk memagari udara, bumi dan air, sehingga rudal itu akan gagal dan tidak mencapai Malaysia," jelasnya.

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget