Info Berita Terkini

Slide

Landscape

Sandiaga Akan Dijemput Paksa Jika Mangkir Untuk yang Kedua kalinya

Situs Judi Online Terpercaya - Perkara dugaan penggelapan uang yang menyeret nama Sandiaga Salahudin Uno terus diusut polisi. Polda Metro Jaya terus menelisik ada atau tidaknya tindak pidana di pelaporan oleh pengusaha terhadap calon Wakil Gubernur DKI Jakarta itu

"Masih dalam penyelidikan, kalau ada bukti yang kuat akan kami tingkatkan ke penyidikan ya. Saksi cukup banyak sekitar 12 saksi terkait hal ini," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan di Kantor KPU DKI Jakarta, Senin, Jakarta Pusat, Rabu (29/3).

Untuk rencana pemanggilan kata dia, dalam sehari dua ke depan, mereka akan melayangkan surat lagi ke tim hukum Sandiaga. Pasalnya di pemanggilan pertama, Sandiaga yang berpasangan dengan Anies Baswedan itu mangkir.

"Kuasa hukumnya memberikan surat kepada kami, minta waktu sampai tanggal 19 April, tapi tidak bisa, karena semua sama. Rencana satu dua hari ini kami layangkan panggilan. Kalau gak datang, perintah membawa (jemput paksa), equality before the law. Persamaan di mata hukum," tegasnya.

Dengan tegas mantan Dirkrimum Polda Metro Jaya ini mengatakan, pemanggilan dan jemput paksa itu memang sudah ada aturannya. "Kami bawa kami periksa. Kalau sudah dua kali tidak datang. Kemarin sudah tidak datang, ada kampanye. Tapi habisi tu tidak ada alasan (untuk tidak datang)," terang dia.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya sempat mengagendakan pemeriksaan terhadap Sandiaga Uno pada Selasa (21/3) lalu. Namun panggilan itu tidak dipenuhi.

Menurut dia, pemanggilan itu untuk melakukan klarifikasi saja dalam kasus tersebut. "Standar operasional prosedur (SOP) yang kita punya seperti itu. Kalau sudah naik penyidikan, baru kami panggil untuk diperiksa. Ini kan masih penyelidikan, berati kalau tak memenuhi unsur pidana ya bisa dihentikan," kata Argo, Kamis (23/3).

Dikatakannya, Sandiaga memang berhak untuk tidak datang dalam proses klarifikasi. Akan tetapi dia sebagai terlapor dalam kasus ini masih dapat diperiksa ulang, jika penyidik menyiapkan jadwalnya.  "Tak ada klarifikasi ulang. Kita tunggu saja, nanti langsung gelar perkara, apakah itu merupakan pidana atau bukan," kata dia.

Ditegaskan mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu, penyidik bisa menaikan status terlapor dari menjadi tersangka, meski tanpa ada keterangan Sandiaga. "Ya bisa. Tunggu aja," tandasnya.

http://www.777win.com/#/
http://www.777win.com/#/

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget