Info Berita Terkini

Slide

Landscape

4 Anggota TNI Tewas Dan 8 Terluka Saat Latihan Tembak Meriam

4 Anggota TNI Tewas Dan 8 Terluka Saat Latihan Tembak Meriam
Prajurit TNI Yon Yon Armed 7/105 GS Bekasi melaksanakan gladi resik untuk menyambut kedatangan Raja Arab Saudi Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud di Istana Bogor, Sabtu (25/2/2017).

www.777win.com

Situs Judi Online Terpercaya - Empat orang anggota TNI Angkatan Darat tewas dan delapan orang anggota lainnya terluka akibat kecelakaan dalam latihan tembak yang terjadi saat latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) di Natuna, Kepulauan Riau.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen Alfret Denny Tuejeh membenarkan informasi tersebut, saat di konfirmasi oleh tim.

"Itu benar telah terjadi kecelakaan. Korban ada 12 orang yang meninggal empat orang dan luka-luka 8 orang," kata Brigjen Alfret Denny Tuejeh, saat di hubungi oleh tim, Rabu (17/5/2017).

Brigjen Alfret Denny Tuejeh menyatakan, penyebab tewas dan lukanya sejumlah prajurit TNI Angkatan Darat tersebut saat di lakukan latihan menembak meriam.

Di duga karena kesalahan pada saat di meriam, terjadi kecelakaan yang menyebabkan sejumlah prajurit tadi tewas dan terluka.

"Penyebab di meriam itu ada pembatas, meriam itu kan bisa putar. Nah, itu pembatasnya tidak berfungsi. Karena pembatasnya tidak berfungsi, sehingga terjadi kecelakaan itu," ujar Brigjen Alfret Denny Tuejeh.

Menurut dia, penyebab pasti sedang di selidiki. Sudah ada tim dari Polisi Militer Angkatan Darat (POM AD) setempat yang sedang menginvestigasi kejadian tersebut.

http://www.777win.com/#/

Untuk lebih jelasnya kami sedang melaksanakan investigasi dari Polisi Militer Angkatan Darat setempat," ujar Brigjen Alfret Denny Tuejeh

Para korban meninggal, lanjut Brigjen Alfret Denny Tuejeh dan telah di bawa ke rumah duka masing-masing. Sedangkan korban luka di evakuasi ke rumah sakit terdekat.

Soal bantuan untuk korban kejadian ini, Brigjen Alfret Denny Tuejeh mengatakan TNI sudah memiliki prosedurnya.

"Kami sudah ada aturan, ketentuan dan prosedurnya. Itu semua sudah di atur kalau terjadi hal seperti itu sudah ada yang mengurus," ujar Brigjen Alfret Denny Tuejeh.

Latihan PPRC ini merupakan latihan gladi resik ke dua. Acara puncak rencananya akan di selenggarakan pada tanggal 19 Mei 2017 mendatang. Latihan ini di sebut gabungan Tiga Matra dari Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).


Dapatkan Bonus 100% member baru https://goo.gl/iSOhLY
http://www.777win.com/#/

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget