Info Berita Terkini

Slide

Landscape

Panglima TNI Tegaskan Tidak BIs Diajak Kudeta Jokowi

Panglima TNI Tegaskan Tidak BIs Diajak Kudeta Jokowi
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat di temui di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu.

www.777win.com

Situs Judi Online Terpercaya - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan kembali bahwa tidak ada upaya makar terharap pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) seperti yang di gembar-gemborkan sebuat pemberitaan.

Jika memang ada upaya makar, Gatot menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak terkait dengan gerakan tersebut.

Hal tersebut di sampaikan Gatot dalam talkshow "Rosi" yang di tayangkan langsung oleh Kompas TV, Kamis (4/5/2017) malam.

Pemimpin Redaksi Kompas TV Rosiana Silalahi sebelumnya menanyakan soal aksi unjuk rasa yang di duga di tunggangi aksi makar, serta rayuan terhadap Gatot untuk masuk ke politik praktis.

Mendengar pertanyaan itu, Gatot mengakui bahwa ada pihak yang berusaha untuk menggodanya terjun ke dunia politik.

"Kalau di rayu masuk partai ada, di ajak pensiun sama-sama ada juga," ujar Gatot.

Mendengar jawaban Gatot, Rosiana Silalahi pun berusaha mendalami apakah ada yang berusaha "menggoda" Gatot lebih dari sekedar terjun ke politik.

"Kalau sesuatu terjadi maka Anda pilihan kami, pernah Anda di goda seperti itu?" tanya Rosi.

"Saya bukan di katakan di goda ya, tapi yang di katakan Profesor (Salim Said) tidak semuda itu. Apakah bisa 10 juta demo turunkan Presiden? Enggak bisa. Presiden di pilih secara konstitusi makan di turunkan secara konstitusi pula," kata Gatot.

Menurut dia, sikapnya tersebut sudah sangat jelas.

"Jadi kalau orang sudah tahu sikap saya, enggak akan ajak saya. Percuma! Orang (sudah) gila, (kalau) ajak-ajak saya," kata mantan Kepala Staff TNI Angkatan Darat itu.

Isu makar sebelumnya merebak di saat aksi unjuk rasa menuntut keadilan dalam kasus penistaan agama yang menyebabkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai terdakwa.

Kepolisian mencium adanya upaya makar dengan menunggangi aksi yang di ikuti jutaan orang itu.

Setelah itu, aparat kepolisian pun membawa sejumlah orang yang di duga terkait dengan rencana makar. Mereka di antaranya Sri Bintang Pamungkas, Ratna Sarumpaet, Ahmad Dhani dan Rachmawati Soekarnoputri.

Beberapa lama kemudian, isu makar kembali di angkat ke publik setelah jurnalis asing Allan Nairn menulis sebuah artikel investigasi soal upaya kudeta terhadap Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Artikel itu pertama kali muncul di media online Amerika Serikat, The Intercept. Artikel Allan lalu di alihbahasakan menjadi bahasa Indonesia dan di muat oleh media online Indonesia, Tirto.

Pokok investigasi Allan adalah ada upaya untuk menggulingkan pemerintahan sah Jokowi-JK oleh kekuatan politik asing yang berkomplot dengan kekuaatan politik dalam negeri dan TNI.

Dalam tulisannya, Gatot di sebut ikut andil dalam upaya makan terhadap Jokowi.


Dapatkan Bonus 100% member baru : https://goo.gl/iSOhLY

http://www.777win.com/#/

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget