Info Berita Terkini

Slide

Landscape

Warga Maki Andi Lala Saat Rekonstruksi

Warga Maki Andi Lala Saat Rekonstruksi
Tersangka pembunuhan Suherwan, Andi Lala dan istrinya Reni menjalani di rumahnya di Jln Pembangunan II Desa Sekip Kecamatan Lubukpakam, Deli Serdang, Rabu (24/5/2017).

Situs Judi Online Terpercaya - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Suherwan, warga Desa Sumberjo Kecamatan Pagar Merbau, Deli Serdang yang tewa di bunuh tahun 2015, Kamis (24/5). Rekonstruksi ini di lakukan di wilayah hukum Polres Deli Serdang dengan di ikuti tiga tersangka yang terlibat dalam pembunuhan masing-masing Andi Lala, Reni Safitri dan Irvan. Ketiganya merupakan warga Desa Sekip Kecamatan Lubukpakam, Deli Serdang.

Rekonstruksi ini di lakukan di tiga lokasi dan memakan waktu lebih dari 2 jam. Selain di rumah pasangan suami istri Andi Lala di Jalan Pembangunan II Desa Sekip, rekonstruksi juga di lakukan di persimpangan Jalan Masjid yang tidak jauh dari rumah mereka serta di area sungai dekat Jalan Lintas Sumatera Desa Pagar Jati Kecamatan Lubukpakam. Karena banyaknya warga yang melihat rekonstruksi, polisi terpaksa melakukan rekonstruksi dengan tidak berurutan.

Rekonstruksi yang pertama di lakukan oleh pihak kepolisian di rumah Andi Lala. Di tempat ini Andi Lala dan Irvan sempat melakukan penganiayaan terlebih dahulu sebelum korban tewas di bunuh dengan menggunakan palu. Setelah rekonstruksi di lakukan di rumah Andi Lala, selanjutnya polisi pun membawa ketiga tersangka ke persimpangan Jalan Masjid yang jaraknya sekitar 500 meter dari rumah Andi Lala. Di tempat ini Andi Lala dan Irvan memerankan bagaimana awal pertama kali mereka bertemu saat itu dan kemudian sama-sama membawa Suherwan dan menganiayanya di dalam rumah.

www.777win.com

Saat itu Irvan yang sedang berada di atas sepeda motor sempat di datangi oleh dua anak-anak yang langsung memeluknya dan kemudian menangis. Dari keterangan warga, di sebut kalau kedua anak kecil itu merupakan keponakannya.

Rekonstruksi sempat nyaris ricuh ketika polisi menggelarnya di tempat terakhir yakni di pinggir sungai. Jika di dua lokasi sebelumnya Andi Lala dan tersangka lainnya hanya mendapat sorakan saja namun di tempat ini banyak orang yang memaki-makinya. Di tempat ini Andi Lala pun di maki-maki oleh seorang perempuan yang anaknya juga pernah menjadi korban pembunuhan.

"Cocoknya di hukum mati aja kau. Gak cocok kau hidup. Di bunuh aja dia itu pak polisi. Bukan manusia dia itu. Pembunuh anakku pun masih hidup sekarang di penjara," kata perempuan yang di ketahui merupakan pemilik bengkel Gultom Oli.

Karena takut ratusan warga lainnya terpancing, kemudian polisi pun menenangkan dirinya dan warga lainnya. Kasus pembunuhan Suherwan ini dapat terungkap karena terungkapnya kasus pembunuhan sekeluarga yang di lakukan Andi Lala di Mabar bersama teman-temannya yang lain.

http://www.777win.com/#/

Saat melakukan rekonstruksi, pihak kepolisian sempat kerepotan karena kehadiran ratusan warga. Meski rekonstruksi di lakukan pukul 11:00 WIB, namun 2 jam sebelumnya sekitaran rumah Andi Lala sudah di datangi banyak warga. Kasubdit III/Jatanras Polda Sumut, AKBP Faisal F Napitupulu yang memimpin jalannya rekonstruksi mengucapkan terimakasih kepada warga karena akhinya rekonstruksi dapat berjalan lancar.

Di katakannya, rekonstruksi di lakukan untuk melengkapi berkas acara pemeriksaan terhadap ketiganya. Ia menyebut pihaknya menjerat Andi Lala  dengan pasal 340 KUHP dengan ancaman hukumal maksimal hukuman mati.

"Rekonstruksi ini di lakukan dengan 41 adengan dan di lakukan di tiga lokasi. Berkas perkara ini berbeda nantinya dengan berkas perkara pembunuhan sekeluarga yang di lakukan Andi Lala di Mabar. Kalau otak pelaku pembunuhan tetap Andi Lala ini. Motifnya itu dendam karena istri Andi Lala ini sempat mempunyai hubungan dengan korban dan telah melakukan hubungan suami istri sebanyak 7 kali. Korban tewas karena di pukul di bagian kepalanya," kata AKBP Faisal F Napitupulu.


Dapatkan Bonus 100% member baru https://goo.gl/iSOhLY
http://www.777win.com/#/

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget