Info Berita Terkini

Slide

Landscape

DUKA KORBAN FIRST TRAVEL HINGGA AKHIR HAYAT..

Situs Judi Online Terpercaya - Rokayah , salah satu jemaah calon umrah asal Kampung Pananjung , kabupaten garut , jawa barat , akhirnya meninggal dunia. jemaah asal kota dodol itu diduga meninggal akibat depresi karena tidak kunjung di berangkatkan ' FIRST TRAVEL ' , selaku pihak penyelenggara.

Rahmad Rosadi , Keluarga Korban Sekaligus Korban perserta jemaah umrah FIRST TRAVEL mengatakan Korban menghembuskan napas terakhir jumat 25 Agustus 2017. Korban diduga depresi memikirkan nasibnya beserta delapan orang lainnya yang merupakan peserta umrah ' FIRST TRAVEL ' yang tak kunjung berangkat.

Korban merasa malu oleh tetangga dan kerabatnya karena telah berpamitan dan syukuran akan umrah , tapi nyatanya tidak kunjung di berangkatkan.

Rahmat mengatakan , Korban bersama delapan orang lainnya yang merupakan anak dan sanak keluarga , mendaftar umrah melalui ' FIRST TRAVEL ' sekitar 2015 karena tergiur promo umroh murah.

Awalnya mereka di janjikan berangkat awal 2017 , dengan dalih mempercepat keberangkatan , dia bersama keluarga lainnya di minta menanbah sejumlah uang sehingga Rp 2,5 juta oleh pihak travel.

' kami percaya saja karena sebelumnya banyak teman temannya yang telah berangkat ' Ujar DIA.


www.777win.com


Namun , janji " FIRST TRAVEL ' memberangkatkannya umrah tinggal mimpi . keluarga , termasuk korban semakin cemas , saat ketiga bos FIRST TRAVEL yakni ANDIKA SURACHMAN , ANNIESA HASIBUAN , serta KIKI HASIBUAN ditangkap polisi karena diduga mnenipu para jemaah umrah.

Kami berharap uang yang telah disetorkan kepada FIRST TRAVEL untuk segera dikembalikan dan pihak FRIST TRAVEL supaya dihukum seberat-beratnya seesuai dengan undang-undang yang berlaku , ' kata rahmah mewakili harapan keluarga yang menjadi korban.

Setelah anggota keluarga tercinta berpulang ke Rahmatullah , ia berharap seluruh uangnya dan keluarganya , termasuk paspor dan lainnya yang berhubungan dengan kewajiban pihak FRIST TRAVEL , segera dikembalikan kepada jemaah.

Dibagian lain , mimpi Titin Pertiwi untuk mengunjung BAITULLAH harus kandas. Warga Bengkulu yang sehari hari menyisihkan uang hasil kerja kerasnya berjualan baju bekas menjadi korban promosi umrah gratis FIRST TRAVEL.

Setiap minggu, titin dan suaminya Mujidi , menyisihkan uang sebesar Rp.50 ribu selama lima tahun warga desa tawang Rejo , kecamatan air periukan , kabupaten seluma itu berharap dengan tabungannya , dia bisa berangkat mengunjungi rumah allah, Rencana Keberangkatan ke tanah suci itu sudah di siapkan dengan matang.


http://www.777win.com/#/

awal puasa 2016 lalu , saya sudah melunasi biaya perjalanan umrah. Semua sudah siap , tapi tuhan berkehendak lain ' ujar titin.

Pihak FIRST TRAVEL awalnya memberitahu akan memberangkatkan titin dan suami pada 12 juni 2017, kabar itu disambutnya dengan suka cita.

Seluruh peralatan untuk ibadah sudah ia masukakn kedalan tas , termasuk pelengkapan mandi dan sambal , untuk bekal selama di tanah suci.

Titin bahkan sudah memeriksakan diri kedoktor kandungan dan memastikan diri tidak dalam kondisi hamil. Dia juga sudah meminta obat kepada dokter supaya saat berada di tanah suci tidak dalan kondisi datang bulan.

Obat penahan datang bulan itu saya siapkan jangan sampai mengganggu ibadah saya disana. ' ujar titin.

Dia juga sudah membeli tiket pesawat dari bengkulu ke jakarta dan tiket pulang dari jakarta ke bengkulu, ini dilakukan semata mata supaya dia tidak memikirkan lagi masalah penerbangan dan langsung pulang ke bengkulu setelah menjalankan Umrah.

tetapi semua persiapan dan kegembiraan itu lansung sirna, bak disambar petir disiang bolong , titin menerima informasi keberangkatannya di batalkan.

http://www.777win.com/#/

Kepanikannya bertambah saat mengetahui disemua tayangan televisi memberitakan soal penipuan yang dilakukan pemilik FIRST TRAVEL ' ANDHIKA SURACHMAN ' dan saat ini sudah di tahan pihak kepolisian.

Uang kami bagaimana , kami berjuang setiap hari untuk mendapatkan uang itu , tolong kembalikan. ' ujarnya lirih tanpa bisa membendung air mata yang meleleh turun kepipinya.

Dalam hati kecilnya, Titin mengungkapkan masih berharap bisa bertamu ke rumah allah , dengan cara apapun dia akan terus menyisihkan uang hasil jerih payah dan keringatnya untuk di tabung supaya bisa mewujudkan mimpi yang mungkin hanya bisa dilakukan satu kali sepanjang hidupnya.

kami orang miskin , tapi kami juga punya mimpi , tolong kami ya allah kuatkan kami dan wujudkan mimpi kami ini ' ujar titin.



http://www.777win.com/#/

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget