Info Berita Terkini

Slide

Landscape

Cuaca Buruk, Basarnas Tunda Pencarian Kapal



Situs Judi Online Terpercaya -  Badar SAR Nasional tarik semua pasukan dan tim bangunan pecarian KM sinar bangun menyusul buruknya cuaca di sekitar perairan Danau Toba. Hal itu dilakukan untuk lebih mengutamakan keselamatan personel.

"Proses perairan yang dilakukan mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul  15.00 WIB terpaksa dihentikan dan menarik semua perdonel untuk keselamatan mereka karena cuaca tidak bersahabat.

Baranas dan Tim gabungan telah mengerahkan seluruh alat yang dimiliki, mulai dari pemindai sonar (multibeam scane sonar) hingga perahu karet untuk  menyisir perairan Danau Toba.

www.777win.com

Dengan kondisi angin yang cukup kencang tersebut, Nugroho melihat ombak di perairan Danau Toba cukup tinggi yakni berkisar 1-1,5 meter. Cuaca sangat tidak bersahabat sehingga kita putuskan untuk kembali. 

Menurut dia, selain dapat mengancam keselamatan personel di lapangan, keberadaan ombak yang cukup tinggi tersebut juga mengganggu proses pendeteksian kapal di perairan.

Sesuai arahan dari Kepala Basarnas M Syaugi, Pihaknya memperpanjang proses pencarian kapal dan penumpang KM Sinar Bangun selama tiga hari yakni hingga 27 Juni 2018.

http://www.777win.com/#/

Meski melihat indikasi keberadaan bangkai KM Sinar Bangun, tetapi pihaknya belum terlalu yakin sehingga terus melakukan pendeteksian.

Tim SAR gabungan menetapkan jumlah penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba sebanyak diduga ada 188 penumpang KM Sinar Bangun. Sebanyak 21 orang berhasil siselamatkan, tiga tewas, dan 164 orang lagi di perkirakan hilang.

Jumlah tersebut didapatkan berdasarkan penelitian dan pencocokan yang melibatkan seluruh instansi yang terlibat dalam proses pencarian.

http://www.777win.com/#/

Instansi-instansi itu adalah SAR Kota Medan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, BPBD Kabupaten Samosir, Jasa Raharja, Kementerian Perhubungan, Polres Samosir, Polres Simalungun, Pemkab Simalungun, Dinas Perhubungan Simalungun, dan Dinas Sosial Simalungun.

Kepala Divisi Jasa Raharja Sumatera Utara M Evert Yulianto mengatakan untuk korban yang meninggal dunia, pihaknya telah memberikan santunan masing-masing sebesar Rp 50 juta.

Basarnas memperkirakan dasar Danau Toba tidak rata dan neniliki kedalaman yang tidak dapat diselami manusia, karena ada yang mencapai 600 meter.

Dengan kondisi yang cukup dalam tersebut, apalagi dengan ketiadaan robot, pihaknya tidak dapat menganggkat KM Sinar Bangun, Melainkan dengan cara menariknya ke permukaan,"Negara lain itu saya tanya-tanya, (kapal tenggelam itu) 100 meter baru bisa diangkat, itu pun harus dibelah-belah," ujar M Syaugi.



Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget