Info Berita Terkini

2021

Slide

Landscape


TIM Nasional (Timnas) Indonesia wajib menang 5-0 atas Thailand pada leg II final Piala AFF 2020 untuk menjadi juara. Itu terkesan mustahil, tetapi Timnas Indonesia ternyata pernah menang dengan skor sebesar itu atas Thailand di masa lalu.

Pada 46 tahun lalu tepatnya 12 Juni 1975, Timnas Indonesia mengalahkan Thailand 5-0 dalam ajang Jakarta Tournament. Fakta itu membuktikan, bahwa harapan untuk Timnas Indonesia masih ada meski sangat kecil.

Sementara itu, bagaimana dengan rekor pertemuan Timnas Indonesia dengan Thailand di Piala AFF? Setelah melalui 13 pertemuan, Timnas Indonesia tidak pernah menang atas Thailand dengan margin lebih dari satu gol. Itu tentu menjadi catatan tersendiri bagi Timnas Indonesia.

www.777juara.com


Namun, paling penting saat ini adalah mengevaluasi penampilan Timnas Indonesia pada leg I final Piala AFF 2020 yang berlangsung di National Stadium, Singapura, Rabu 29 Desember 2021, malam WIB. Sebab, Timnas Indonesia tidak mampu mengimbangi permainan Thailand sejak menit pertama.

Thailand bahkan mampu unggul cepat melalui sepakan Chanatip Songkrasin (2'). Setelah itu, Timnas Indonesia praktis ada di bawah tekanan Thailand.

Thailand menambah keunggulan mereka gol kedua Songkrasin (52'). Supachok Sarachart (67') menambah keunggulan Thailand dengan sepakan indahnya dari luar kotak penalti.

Selanjutnya, Bordin Phala (83') menambah penderitaan Timnas Indonesia dalam pertandingan ini. Alhasil, Timnas Indonesia pun kalah telak 0-4 dari Thailand.

http://www.777juara.com/#/


Kondisi ini membuat Timnas Indonesia mesti menang minimal 4-0 untuk memaksakan leg II berlanjut ke babak tambahan hingga adu penalti. Sekedar informasi, leg II akan berlangsung di National Stadium, Sabtu 1 Januari 2022, pukul 19.30 WIB.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, tentu akan melakukan evaluasi supaya Skuad Garuda bisa berbuat sesuatu pada leg II. Juru taktik asal Korea Selatan itu masih yakin kepada Asnawi Mangkualam Bahar dan kolega.

"Memang kalau melihat pertandingan ini, terlihat tidak mungkin, tetapi bola itu bundar. Jika kita bekerja keras hingga akhir, kita akan mendapatkan hasil yang baik," kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers virtual pasca pertandingan, Kamis (30/12/2021).


SINGAPURA - Tim Nasional (Timnas) Indonesia kalah telak 0-4 dari Thailand di leg I final Piala AFF 2020. Pelatih Indonesia, Shin Tae-yong, pun membeberkan penyebab Skuad Garuda kalah.

Bermain di National Stadium, Singapura, Rabu (29/12/2021), malam WIB, skuad Garuda berada dalam tekanan Tim Gajah Perang sepanjang pertandingan. Bahkan, mereka sudah kebobolan saat laga baru berjalan dua menit lewat tendangan keras Chanatip Songkrasin.

Pada babak kedua, permainan Skuad Garuda tidak kunjung membaik. Gawang Nadeo Argawinata dijebol tiga kali oleh Tim Gajah Perang.

www.777juara.com


Chanatip, yang merupakan kapten Thailand, menorehkan gol keduanya pada menit 52. Lalu, dua gol lain dicetak Supachok Sarachat (67') dan Bordin Phala (83') yang melengkapi kemenangan tim besutan Alexandre Polking itu.

Dipermalukan empat gol tanpa balas, Shin Tae-yong beralasan, bahwa banyak pemainnya yang belum berpengalaman di final. Selain itu, bobol pada menit awal pertandingan juga membuat Evan Dimas dan kolega kesulitan untuk bangkit.

"Sampai final para pemain mempersiapkan diri dengan bekerja keras. Tetapi banyak pemain yang baru pernah bermain di final dan kemasukan gol cepat membuat keadaan menjadi sulit," kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers virtual pasca pertandingan, Rabu (29/12/2021).

http://www.777juara.com/#/


Di Piala AFF 2020, pelatih asal Korea Selatan itu memang membawa banyak pemain muda yang belum berpengalaman main di final. Sebab, Shin Tae-yong memang memiliki target jangka panjang ketika memutuskan untuk melatih Indonesia.

Kendati kecil, harapan Skuad Garuda untuk meraih gelar juara Piala AFF 2020 masih ada. Pasalnya, masih ada pertandingan leg II yang akan digelar di National Stadium, Sabtu (1/1/2022) pukul 19.30 WIB.

Dengan hasil leg I, Indonesia minimal harus unggul dengan selisih lima gol pada leg II untuk memenangkan pertandingan. Jika gagal, Indonesia akan menjadi runner-up Piala AFF untuk keenam kalinya.

Situs Judi Online Terpercaya - Timnas Indonesia babak belur dihajar Thailand. Skuat arahan Shin Tae-yong itu takluk empat gol tanpa balas dalam leg pertama partai final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional , Kallang , Singapura Rabu (29/12/2021) malam. Tidak menunggu lama buat Thailand untuk mencetak gol. Kapten Chanathip Songkrasin mencatatkan namanya di papan skor saat laga baru berjalan di menit kedua. Dia memanfaatkan umpan tarik di kotak penalti Timnas Indonesia dengan sepakan keras yang gagal dibendung Nadeo Argawinata. Dalam kondisi unggul , Thailand tampil kian agresif. Mereka terus melancarkan serangan. Bahkan , skuat Gajah Perang mampu menekan saat kehilangan bola sehingga kerap berhasil menguasainya lagi dari Timnas Indonesia. Thailand masih tampil mendominasi ancaman bertubi-tubi datang dari Thailand kerap merepotkan barisan pertahanan Timnas Indonesia. Peluang emas Timnas Indonesia mencetak gol balasan lahir di menit ke-41. Witan Sulaeman mampu mengirim umpan silang matang ke jantung pertahanan Thailand. Minim pengawalan dari lawan , Alfeandra Dewangga melepas tembakan di dalam kotak penalti , sayangnya juga melambung.

www.777juara.com


Unggul 1-0 tidak membuat Thailand bermain bertahan. Di menit ke-50 , Supachok hampir mencetak gol setelah menerima bola dari Chanatip. Beruntung buat Timnas Indonesia , sepakannya belum mengarah ke gawang. Thailand pun menggandakan keunggulan dua menit berselang. Lewat serangan balik , Supachok Sarachat berlari menembus kotak penalti Tim Garuda. Dia memberi bola kepada Chanatip yang mencetak gol kedua di menit ke-52. Timnas Indonesia akhirnya kembali memberi ancaman di menit ke-62. Irfan Jaya mampu menerima umpan terobosan dari Dedik Setiawan di dalam kotak penalti. Tembakannya mengarah ke gawang , sayang di blok oleh Siwarak Tedsungnoen. Skuat arahan Alexandre Polking malah mencetak gol lagi di menit ke-68. Phillip Roller mencetak assist keduanya lewat umpan silang. Umpan manisnya itu diteruskan oleh Supachok dengan tembakan mendatar yang lagi-lagi gagal dibendung Nadeo.

http://www.777juara.com/#/


Suporter Thailand kembali bersorak di menit ke-83. Serangan mereka masih gagal diantisipasi oleh para pemain Timnas Indonesia. Kali ini , Bordin Phala yang mencetak gol setelah memanfaatkan umpan dari Worachit Kanitsribumphen. Unggul 4-0 tetap membuat Thailand tampil agresif. Giliran Worachit Kanitsribumphen yang memberi ancaman di menit ke-86. Sepakannya mengarah ke gawang , namun Nadeo mampu mematahkannya. Laga ini pun berakhir dengan kemenangan telak Thailand. Tertinggal empat gol membuat Timnas Indonesia punya tugas berat untuk pertandingan leg kedua yang akan digelar di stadion yang sama , Sabtu (1/1/2022).


SINGAPURA - Pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Egy Maulana Vikri, tahu betapa berartinya gelar juara Piala AFF 2020. Dia pun menegaskan, bahwa Timnas Indonesia akan berjuang hingga titik darah penghabisan demi membawa pulang trofi Piala AFF ke Tanah Air.

Sebagaimana diketahui, Indonesia akan menghadapi Thailand di final Piala AFF 2020 yang akan berlangsung dua leg di National Stadium, Singapura. Leg I akan dilangsungkan Rabu 29 Desember 2021, pukul 19.30 WIB. Selang tiga hari setelahnya, leg II akan berlangsung pada jam yang sama.

Mengalahkan Thailand bukan pekerjaan mudah bagi tim asuhan Shin Tae-yong yang berisikan pemain muda. Apalagi, Indonesia juga harus mematahkan kutukan sebagai langganan runner-up. Indonesia lima kali jadi runner-up Piala AFF pada 2000, 2002, 2004, 2010, dan 2016.

www.777juara.com


Sementara itu, Thailand merupakan tim tersukses di Piala AFF. Tim Gajah Perang sudah lima kali menjuarai turnamen sepakbola paling bergengsi di Asia Tenggara ini.

Meski begitu, Egy yakin, bahwa ini adalah kesempatan bagus bagi Indonesia untuk menjadi juara. Akan tetapi, Skuad Garud harus bekerja keras untuk bisa mewujudkannya.

"Ini kesempatan bagus untuk kami, tapi kami harus benar-benar kerja keras untuk bisa juara," kata Egy pada jumpa pers virtual, Selasa (28/12/2021).

http://www.777juara.com/#/


"Pertama, kami harus yakin, bahwa kami bisa mendapat kemenangan pada laga ini (leg I final Piala AFF 2020). Keyakinan ini sangat penting karena semua pemain juga ingin mendapatkan hasil terbaik. Kami akan bertarung sampai darah penghabisan agar kami bisa membawa pulang trofi," ucapnya.

Meski optimistis, Egy tahu Thailand berada di atas Indonesia secara kualitas. Akan tetapi, ia tak takut dan akan bekerja keras dalam pertandingan.

"Pastinya, Thailand ada di atas kami. Tapi, kami tidak takut, apa pun yang terjadi di lapangan, kami akan bekerja keras. Pelatih sudah menginstruksikan hal apa yang dilakukan di partai final nanti," pungkasnya.

Situs Judi Online Terpercaya - Final Piala AFF 2020 di depan mata dan peluang Tim Nasional (Timnas) Indonesia untuk menjadi juara jelas sangatlah besar. Untuk menambah semangat skuad Garuda , Hotman Paris Hutapea melalui Holywings telah menyiapkan bonus senilai Rp1 miliar jika Timnas Indonesia berhasil menjuarai Piala AFF 2020. Seperti yang diketahui , Hotman adalah salah satu pemegang saham dari perusahaan yang bergerak di bidang food and beverage tersebut. Holywings sendiri menjadi salah satu lokasi yag kini banyak digandrungi anak muda. Tentu dengan semangat muda itu , Holywings tak ketinggalan untuk mendukung Timnas Indonesia yang saat ini sedang berjuang di Singapura untuk mengikuti ajang Piala AFF 2020. Karena tahu juara sudah di depan mata , Holywings bersama Hotman lantas menyiapkan bonus untuk mengapresiasi kinerja skuad asuhan Shin Tae-yong tersebut.

www.777juara.com


Final Piala AFF 2020 di depan mata dan peluang Tim Nasional (Timnas) Indonesia untuk menjadi juara jelas sangatlah besar. Untuk menambah semangat skuad Garuda , Hotman Paris Hutapea melalui Holywings telah menyiapkan bonus senilai Rp1 miliar jika Timnas Indonesia berhasil menjuarai Piala AFF 2020. Seperti yang diketahui , Hotman adalah salah satu pemegang saham dari perusahaan yang bergerak di bidang food and beverage tersebut. Holywings sendiri menjadi salah satu lokasi yag kini banyak digandrungi anak muda. Tentu dengan semangat muda itu , Holywings tak ketinggalan untuk mendukung Timnas Indonesia yang saat ini sedang berjuang di Singapura untuk mengikuti ajang Piala AFF 2020. Karena tahu juara sudah di depan mata , Holywings bersama Hotman lantas menyiapkan bonus untuk mengapresiasi kinerja skuad asuhan Shin Tae-yong tersebut.

http://www.777juara.com/#/


Sebelumnya Crazy Rich Malang , yakni Gilang Widya Pramana sudah memberikan bonus Rp500 juta kepada Timnas Indonesia. Presiden Arema FC itu bahkan menjanjikan hadiah yang lebih besar lagi andai skuad Garuda mampu menghajar Thailand di final dan menjuarai Piala AFF 2020. Final Piala AFF 2020 leg pertama akan berlangsung pada Rabu 29 Desember 2021 pukul 19.30 WIB , Sementara leg kedua antara Thailand vs Timnas Indonesia akan dihelat pada Sabtu 1 Januari 2022 pukul 19.30 WIB.


PENYEBAB Shin Tae-yong ancam coret Asnawi Mangkualam dari Timnas Indonesia akan dibahas dalam artikel ini. Juru taktik asal Korea Selatan itu mengeluarkan ancaman di atas karena kesal Asnawi Mangkualam telah melakukan aksi tidak sportif, yakni mengejek winger Singapura Faris Ramli yang gagal mengeksekusi penalti di laga kontra Timnas Indonesia, Sabtu 25 Desember 2021 malam WIB.

"Saya tak melihat kejadian itu di stadion. Namun, saya terkejut melihat tayangan ulangnya. Saya marah kepada Asnawi setelah makan siang dan berkata 'Jika terulang selama saya menjadi pelatih, jangan harapo dapat masuk Timnas Indonesia lagi," kata Shin Tae-yong mengutip dari media Korea Selatan, The JoongAng.

www.777juara.com

(Asnawi Mangkualam saat mengejek Faris Ramli)

"Semua pemain di lapangan adalah rekan kerja. Hati ia (Faris Ramli) pasti hancur karena gagal mengeksekusi penalti. Asnawi sudah berjanji takkan mengulanginya lagi," tegas Shin Tae-yong.

Asnawi Mangkualam memang menjadi sorotan kelar laga Timnas Indonesia vs Singapura yang berakhir 4-2 untuk kemenangan skuad Garuda. Selain karena tampil militan, itu juga karena Asnawi Mangkualam melakukan aksi provokasi kepada Faris Ramli.

Saat waktu normal 90 menit segera berakhir pada kedudukan 2-2, Timnas Singapura menerima hadiah penalti setelah fullback kiri Timnas Indonesia, Pratama Arhan, menjatuhkan winger Singapura, Shawal Anuar.

Karena itu, Faris Ramli yang bernomor punggung 10 maju sebagai eksekutor. Jika saat itu penalti yang dilepaskan Faris Ramli menghasilkan gol, Singapura diprediksi lolos ke final Piala AFF 2020.

Hal itu karena Singapura bakal unggul 3-2 ketika pertandingan menyisakan masa injury time. Akan tetapi, kiper Timnas Indonesia Nadeo Argawinata tampil menjadi penyelamat.

http://www.777juara.com/#/

(Nadeo Argawinata muncul sebagai penyelamat Timnas Indonesia)

Penjaga gawang yang kerap disamakan dengan kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga, itu menepis tembakan Faris Ramli yang maju sebagai eksekutor. Sontak Asnawi Mangkualam yang sebelumnya sedang jongkok langsung berlari ke arah Faris Ramli.

Asnawi Mangkualam langsung berteriak dan mengucapkan kata "thank you" atau terima kasih kepada Faris Ramli karena gagal mengeksekusi penalti. Hal di atas sebenarnya merupakan sesuatu yang lazim di sepakbola.

Namun, Shin Tae-yong dikenal sebagai pelatih yang menganut azas fair play dan menghormati lawan. Karena itu, Asnawi Mangkualam harus menghormati apa yang diminta sang pelatih.

Timnas Indonesia pun masih melanjutkan perjalanan mereka di Piala AFF 2020. Pada Rabu 29 Desember 2021 dan Sabtu 1 Januari 2022, Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand di final Piala AFF 2020.

Situs Judi Online Terpercaya - Thailand telah menerima bonus sebesar 10 juta bath (sekira Rp4,2 miliar) dari Presiden Federasi Sepakbola Thailand (FAT) , Somyot Poompanmoung , usai lolos ke final Piala AFF 2020. Gelandang Thailand , Chanathip Songkrasin , pun menargetkan timnya untuk juara Piala AFF 2020. Sebagaimana diketahui , Thailand hanya bermain imbang tanpa gol dengan Vietnam pada leg II di National Stadium , Minggu 26 Desember 2021. Meski mendapatkan hasil imbang , The War Elephants berhak melaju ke final Piala AFF 2020 karena pada leg I menang 2-0. Laga melawan Vietnam mungkin menjadi yang paling sulit, terutama pada leg kedua. Sebab, pertemuan di babak semifinal itu berakhir dengan skor 0-0.

www.777juara.com


Dengan keberhasilan Thailand melaju ke final, The War Elephants mendapatkan bonus sebesar 10 juta bath. Pasalnya , sebelum leg II Thailand menghadapi Vietnam dimulai , Somyot telah menjanjikan hal itu. Songkrasin pun berterima kasih kepada FAT yang telah memberikan bonus untuk mendukung mereka. Pemain berusia 28 tahun itu bertekad membawa The War Elephants meraih juara Piala AFF 2020 dengan mengalahkan Tim Nasional (Timnas) Indonesia di final. Thailand memang cukup perkasa sejak fase grup Piala AFF 2020. Bukan hanya belum pernah kalah , Tim Gajah Perang juga baru kebobolan satu gol.

http://www.777juara.com/#/


Sebagai perwakilan saya ingin mengucapkan terima kasih telah memberikan uang ini (10 juta bath) untuk mendukung sepakbola Thailand ," kata Songkrasin, dilansir dari THSports , Senin (27/12/2021). " Saya dan rekan-rekan akan mencoba membawa pulang gelar juara. Terima kasih banyak ," ucapnya. Leg I Thailand kontra Indonesia akan berlangsung di National Stadium , Rabu (29/12/2021) malam WIB. Di laga nanti , tim asuhan Alexander Polking itu akan tampil maksimal untuk merebut kemenangan dari Skuad Garuda.


SINGAPURA - Timnas Nasional (Timnas) Thailand akan menantang Timnas Indonesia di final Piala AFF 2020. Menyikapi laga itu, juru taktik skuad Gajah Perang, Alexandre Polking menegaskan bahwa anak asuhnya bukan favorit juara.

Thailand melaju ke partai puncak setelah bermain imbang tanpa gol dengan Vietnam pada leg kedua semifinal Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Minggu (27/12/2021). Hasil itu sudah cukup karena pada pertemuan pertama Thailand menang 2-0 atas The Golden Star.

www.777juara.com


Selepas pertandingan melawan Vietnam, Polking ditanya soal Thailand yang lebih difavoritkan juara Piala AFF 2020. Pasalnya, Indonesia hanya bermain imbang lawan Vietnam di babak fase grup.

Dia menegaskan anak asuhnya bukan favorit juara. Dia menilai melawan Timnas Indonesia akan menjadi laga yang sengit.

"Tidak, saya rasa tidak ada soal tim favorit di final. Ini bakal jadi laga sulit," kata Polking dalam konferensi pers virtual, Minggu (26/12/2021).

http://www.777juara.com/#/


Arsitek keturunan Jerman-Brasil tersebut mengaku bahwa anak asuhnya bukan lebih diunggulkan. Namun, mereka lebih percaya diri usai menyingkirkan Vietnam yang berstatus juara bertahan dalam ajang ini.

"Tetapi yang penting sekarang bisa mengalahkan Vietnam, tim juara bertahan, bagus buat kepercayaan diri kami," ucapnya.

Final Piala AFF 2020 berlangsung dalam dua pertandingan di Stadion Nasional, Singapura. Leg pertama pada 29 Desember mendatang, kemudian dilanjutkan pada 1 Januari 2022.

Situs Judi Online Terpercaya - Media Malaysia , New Straits Times , menilai Timnas Indonesia tak layak lolos ke final Piala AFF 2020. Alasan itu mereka keluarkan karena Timnas Indonesia diuntungkan sejumlah keputusan kontroversial yang dikeluarkan wasit asal Oman , Qasim Matar Ali Al Hatmi , di laga kontra Singapura pada leg II semifinal Piala AFF 2020 , Sabtu 25 Desember 2021 malam WIB. Kemenangan 4-2 Timnas Indonesia atas Singapura di Stadion Nasional Singapura, Kallang memang diwarnai intrik dan tensi panas. Semuanya bermula ketika bek Singapura , Safuwan Baharuddin , diganjar kartu kuning kedua di injury time babak petrtama. Ia mendapat kartu kuning kedua setelah terlihat menyikut bek Timnas Indonesia , Rizky Ridho , tepat di depan wasit. Banyak pihak menilai Safuwan tidak layak diganjar kartu kuning kedua dan seharusnya hanya berbuah peringatan dari wasit saja.

www.777juara.com


Kehebohan berikutnya terjadi kala Pratama Arhan mencetak gol penyama kedudukan pada menit 87. Banyak pihak menilai Pratama Arhan berdiri di posisi offside sebelum mencetak gol kedua Timnas Indonesia di menit 87. Karena itu , New Straits Times menulis Singapura gagal lolos ke final karena keputusan kontroversial wasit. Sejumlah keputusan wasit pun disorot media yang berkantor di Kuala Lumpur tersebut. “ Beberapa keputusan kontroversial wasit menghalangi kesempatan Singapura untuk mencapai final ,” tulis pemberitaan New Straits Times , dilansir Minggu (26/12/2021). Keputusan wasit yang tidak memberikan penalti kala Amy Recha dijatuhkan Rachmat Irianto di kotak terlarang pada menit 43 dijadikan contoh oleh media tersebut. Singapura dinilai berhak mendapatkan penalti. “ Singapura dibuat gusar oleh wasit Qasim Matar Ali dari Oman yang melanjutkan permainan ketika Rachmat Irianto menjegal Amy Recha pada menit 43 ,” sambung pemberitaan tersebut.

http://www.777juara.com/#/


Padahal , keputusan wasit sudah cukup berimbang ketika Singapura dihadiahi penalti pada menit 88 usai Pratama Arhan melanggar Shawal Anuar. Namun , Singapura gagal memanfaatkan peluang tersebut karena sepakan penalti Faris Ramli ditepis kiper Timnas Indonesia , Nadeo Argawinata. Singkat kata , Timnas Indonesia menang 4-2 atas Singapura dan lolos ke leg II semifinal Piala AFF 2020 dengan keunggulan agregat 5-3. Dalam laga ini , gol-gol Timnas Indonesia diciptakan Ezra Walian pada menit ke-11, Pratama Arhan (87’) Shawal Anuar (OG 91’) dan Egy Maulana Vikri (105+2’). Sementara itu, dua gol Singapura diciptakan Song Ui-young di pengujung babak pertama dan Shahdan Sulaiman (74’). Sekarang , Timnas Indonesia sedang menunggu lawan mereka di partai puncak Piala AFF 2020 yang dilangsungkan pada 29 Desember 2021 dan 1 Januari 2022.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget