Info Berita Terkini

Slide

Landscape

Ukir 30 Laga Tak Terkalahkan, Mancini Samai Rekor Luar Biasa Timnas Italia Era Vittorio Pozzo


ROMA - Tim Nasional (Timnas) Italia baru saja meraih kemenangan atas Wales di partai 
terakhir Grup A Piala Eropa 2020 dengan skor 1-0 pada senin (21/6/2021) dini hari WIB. Kemenangan itu lantas tak hanya menjadikan mereka juara Grup A, tapi juga mengulang rekor terbaik Timnas italia pada tahun 82 silam.

Rekor lama yang berhasil disamai Italia era Mancini itu adalah membawa Gli Azzurri tak terkalahkan di 30 laga terakhir mereka. Dulu Timnas Italia sempat mengukir rekor 30 laga tak terkalahkan pada 1935 sampai 1939 saat masih dilatih Vittorio Pozzo.

Tak terkalahkan di 30 laga secara beruntun menjadi hasil terbaik yang pernah dirasakan Italia dan itu hanya bisa dilakukan saat La Nazionale era Pozzo. Namun, kini Mancini sukses menyamai pencapaian Pozzo karena juga berhasil membuat Italia tak terkalahkan di 30 pertandingan terakhir mereka.

www.777juara.com

Terakhir kali italia kalah pada September 2018 silam, yakni ketika Giorgio Chiellini dan kawan-kawan takluk 0-1 dari Portugal. Setelah kekalahan melawan Portugal, Italia sampai sekarang sudah tak pernah merasakan lagi yang namanya kekalahan.

Tentunya Mancini bisa melewati pencapaian terbaik Pozzo karena Italia masih akan tampil di ajang Piala Eropa 2020. Keberhasilan  Mancini membuat Italia finis di peringkat pertama Grup A membuat timnas tersebut berhak bermain di babak 16 besar.

Andai Italia menang saat di babak 16 besar Piala Eropa 2020, maka Mancini bisa menjadi pelatih pertama yang mengantarkan Gli Azzurri tak terkalahkan di 31 laga. Jika itu terjadi, Maka jelas Mancini akan masuk ke dalam daftar pelatih legendaris yang menangani Italia.

Mengetahui bahwa dirinya berhasil menyamai rekor fantastis Timnas Italia era Pozzo itu, Mancini justru merasa biasa-biasa saja. Sebab menurutnya keberhasilan Pozzo tak hanya membuat Italia tak terkalahkan saja, tapi juga menyumbangkan gelar, yakni dua trofi Piala Dunia (1933-1934 dan 1937-1938).

http://www.777juara.com/#/

Jadi, Mancini merasa masih kalah jauh bila dibandingkan dengan Pozzo. Kini fokus Mancini hanyalah membantu Italia memenangkan babak 16 besar Piala Eropa 2020 yang dianggapnya akan berjalan sulit.

"Pozzo memenangkan banyak trofi penting (saat mengukir 30 laga tak terkalahkan untuk Italia). Jadi, kami masih jauh di belakang levelnya. Setiap tim di babak 16 besar dapat memenangkan Piala Eropa 2020. Tentu saja kami tidak boleh berpikir bahwa kami bisa memenangkan setiap pertandingan atau menerima semuanya begitu saja," ujar Mancini, dikutip dari laman resmi UEFA, Senin (21/6/2021).

Pada babak 16 besar Piala Eropa 2020 nanti, Italia akan melawan runner up Grup C. Sejauh ini, Austria, Ukraina, dan bahkan belanda yang sudah menang di dua laga sebelumnya merupakan kandidat runner-up Grup C.

http://www.777juara.com/#/

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget