Info Berita Terkini

Slide

Landscape

Timnas Indonesia Sandiwara Main Jelek saat Jajal Kamboja karena Diintip Pelatih Vietnam , Lawan Laos Jangan Dong...!!!

Situs Judi Online Terpercaya - Timnas Indonesia mengawali persaingan penyisihan Grup B Piala AFF 2020 dengan kemenangan 4-2 melawan Kamboja. Walau menang, kinerja penggawa Garuda dikririk terutama pada paruh kedua pertandingan. Saat menjajal Laos , Tim Merah-Putih diharapkan memperbaiki performanya. Menariknya , pelatih Timnas Vietnam , Park Hang-seo beserta asistennya akan memantau secara langsung laga Indonesia. Park Hang-seo tidak sendirian melainkan ditemani oleh jajaran asistennya ketika memantau Timnas Indonesia. Para asisten itu membantu Park menganalisis pertandingan dengan komputer yang mereka gunakan. Apa yang dilakukan oleh Park tersebut sedikit mengingatkan pada apa yang terjadi pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022. Ketika itu , Timnas Indonesia sedang melakoni laga kontra Thailand dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G , 3 Juni lalu. Dalam laga yang berakhir imbang 2-2 tersebut , Park Hang-seo datang langsung untuk memantau Timnas Indonesia.

www.777juara.com


Performa jelek Tim Merah-Putih pada babak kedua rumornya sengaja dilakukan Shin Tae-yong , yang tak ingin kekuatan timnya benar-benar dipelajari tim rival. Shin Tae-yong berasal satu negara dengan nakhoda Vietnam. Ada rivalitas terselubung antarkeduanya. Sang pelatih Timnas Indonesia membantah keras rumor tersebut. " Pastinya bukan karena ada alasan itu, memang itu laga pertama dan fokus kami juga tidak cuma satu laga , masih ada laga-laga lain setelah kamboja seperti lawan Laos , Vietnam dan Malaysia , jadi memang pelan-pelan harus memperkuat fisik pemain juga dan juga membuat permainan tim lebih mantap semakin lama semakin baik. jadi bukan karena ada pelatih Vietnam , jadi kita sengaja main buruk ," kata Shin Tae-yong dalam sesi konfrensi pers jelang laga kontra Laos.

http://www.777juara.com/#/


Menurut Shin Tae-yong kinerja kurang memuaskan anak-asuhnya karena kondisi fisik yang tak oke. Bermain dengan intensitas tinggi pada babak pertama , Evan Dimas cs. yang kehabisan nafas kesulitan menghadapi agresivitas permainan Kamboja. " Itu terjadi karena kita main pressing di depan agar membahayakan lawan pada babak pertama. Konsekuensinya kondisi fisik agak sedikit menurun jadi kami kemasukan dua gol ," kata Shin Tae-yong. Tapi memang rumor soal sengaja main jelek terasa aneh. Timnas Indonesia butuh kemenangan telak pada laga perdana. Semakin banyak gol tercipta , jalan menuju semifinal semakin enteng. Timnas Indonesia dituntut menang sebanyak mungkin di dua laga awal , mengingat pada dua laga sisa penyisihan lawan yang dihadapi terhitung berat Vietnam dan juga Malaysia.

Posting Komentar

[blogger]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget